--> Sejarah Gigi Band | Bloging & Music Entertiment

Enjoy with Music & bloging Entertinment


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

About Us

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

Berita Pilihan

Koleksi Bendera Visitor

Flag Counter

JSON Variables

Header Ads Widget

Popular Posts

Senin, 13 Januari 2020

Sejarah Gigi Band

| Senin, 13 Januari 2020
Gigi Band berdiri pada tanggal 22 Maret 1994. Band era 90 an yang berasal dari Bandung ini memiliki personil Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass) dan Gusti Hendy (drum).
Nama Gigi berasal dari celetukan yang dilontarkan Budjana ketika berdiskusi dengan ketiga anggota lainnya mengenai nama band mereka. Para personilnya berniat mengganti nama band yang semula dinamai BDH (Beri Daku Harapan) tersebut dengan nama yang lebih enak diingat. Karena sudah kehabisan ide, mereka sempat akan mengganti nama bandnya dengan Orang Utan.
Dewa Budjana (Gitaris), yang melihat Ronald tertawa terpingkal-pingkal dengan ide menamai band Orang Utan, menjadi terinspirasi kemudian berceletuk tentang nama Gigi. Ide iseng yang dilontarkan Budjana tersebut tak disangka malah mendapat persetujuan dari personil lain. Akhirnya, jadilah nama Gigi dipakai sebagai nama band mereka.
Formasi pergantian personil beberapa kali pernah dialami Gigi semenjak terbentuk. Aria Baron, yang awalnya mengisi posisi gitaris resmi keluar pada 1995, disusul Ronald Fristanto dan Thomas yang juga hengkang di tahun 1996. Opet Alatas (bass) dan Budy Haryono (drum) masuk untuk mengisi posisi yang kosong di band yang hanya menyisakan Armand dan Budjana sebagai personil tersebut.
Namun lagi-lagi satu personil harus keluar dari tubuh Gigi. Kali ini giliran Opet yang memutuskan untuk meninggalkan Gigi di tahun 1998, disusul berikutnya Budy di tahun 2003. Thomas yang baru keluar dari rehabilitasi masuk kembali untuk mengisi posisi drumer.
Gigi, yang berumur hampir dua dekade, jelas sudah banyak berkontribusi di dunia permusikan Indonesia. Terhitung, dua puluh album sudah dirilis olehnya. Beberapa album Gigi antara lain "Angan" (1994), "2x2" (1997), "Peace, Love & Respect" (2007), "Jalan Kebenaran" (2008) dan "Sweet 17" (2011). Berbagai penghargaan pun, dari gelar "Band Terbaik" sampai "Penjualan Album Terbanyak" sudah kenyang diterima Gigi.
Di ulahtahunnya yang ke 15 tahun, Gigi meluncurkan sebuah buku setebal 429 halaman berjudul "15 Tahun Gigi". Buku tersebut mengulas sejarah dan perjalanan karir Gigi dari awal pembentukan sampai menginjak usia yang ke-15. Selain itu, Gigi juga memperingati hari jadinya itu dengan mengadakan konser yang mengundang 15 artis sebagai bintang tamu.
Menginjak di usia yang sudah ke 18 tahun, Gigi masih menunjukkan keeksisannya. Band ini menyabet dua penghargaan di "Dahsyatnya Awards 2012" sebagai "Legend Terdahsyat" dan single "Bye Bye" (2011) sebagai pemenang "Video Klip Terdahsyat".
Sejak berdiri pada 1994, Band Gigi mengalami pasang surut pergantian personel. Kondisi ini memang kerap dialami oleh kelompok musik. Meski berulang kali bongkar pasang personel, Gigi tetap menunjukkan konsistensinya dalam melahirkan karya-karya yang mengena di masyarakat.
Formasi dalam Gigi Band mengalami beberapa pergantian. Saat konser Love Fest pada Februari 2019, Armand menuturkan Arian Baron merupakan personel yang pertama kali keluar dari band tersebut. Kala itu, Baron harus pergi ke Amerika Serikat dan meninggalkan Gigi di album keempat.
Ada beberapa musikus yang sempat singgah dan turut menghidupkan alunan nada dalam lagu-lagu indah Gigi. Musikus tersebut antara lain Ronald Fristianto, Opet Alatas, dan Budhy Haryono. Pemain bas Thomas Ramadhan sempat keluar pada 1996, namun kembali lagi di 1999 dan aktif hingga saat ini.
Ada 24 album yang sudah diproduksi oleh Band Gigi dan sukses merebut hati masyarakat. Gigi acapkali menyelenggarakan konser dengan menggundang seluruh personelnya untuk menghidupkan kembali romansa kebersamaan mereka.
Ketika memasuki usia 10 tahun, Band Gigi kian solid dengan personelnya alias tak ada lagi pergantian. Kala itu, pemain drum Budhy Haryono digantikan oleh Gusty Hendy dan hingga kini Gusty setia menjadi penabuh di setiap lagu Gigi.
Sumber :
  


Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar