--> Bloging & Music Entertiment: 90'S | Deskripsi Singkat Blog di Sini

Enjoy with Music & bloging Entertinment


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

About Us

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's.

Berita Pilihan

Koleksi Bendera Visitor

Flag Counter

JSON Variables

Header Ads Widget

Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label 90'S. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 90'S. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 September 2020

no image

Padi dan Dewa 19 Tak Pernah Sepanggung Selama 20 Tahun, Kenapa?

Setiap tindakan atau tidak bertindak pasti ada alasan yang melatar belakangi itu semua, seperti dilansir dari www.youtube.com/7CHANNEL  “Gara-Gara Dhani, Padi Batal Rekaman : Blak-Blakan Piyu Meraih Mimpi Menjadi Musisi” dalan chanel youtube tersebut mengatakan bahwa Piyu yang saat itu dibawa Ari Lasso ke pihak Aquarius (Produsen Musik) di tengah-tengah wawancara Dhani muncul dan mengatakan kepada pihak Aquarius bahwa lagu yang di tawarkan Piyu tidak enak, karena saat itu Dhani anak emasnya Aquarius maka pihak Major label tersebut menolak Piyu (Padi). Sejak saat itu Piyu tidak ingin sepanggung dengan Dewa 19 khusus nya Dhani karena hal tersebut. Namun, setelah 20 tahun dan melalui liku-liku Dewa 19 yang dikabarkan bubar dan Padi pun yang sempat bubar, akhirnya mengadakan konser reuni an dan Padi Reborn, dan sepangung antara Dewa 19 dengan Padi (formasi lama kalo gak salah), dan Nampak nya Piyu dan Dhani sudah saling mengerti dan memaafkan dan bemusik secara dewasa, saat ini semua sudah baik-baik saja dan tidak ada permusuhan atau rasa tidak enak lagi.

Flass Back ke masa-masa perjuangan padi, dilansir dari chanel youtube/7chanel bahwa Piyu pernah menjadi kru Dewa 19 dan menjadi editional playernya Andra (Gitaris Dewa 19) saat itu. Selepas ditolak dari Aquarius PADI mendapat kesempatan rekaman dalam kompilasi Indi Ten yang di labeli Sony Music, dimana ada 10 Band (kalau tidak salah), antara lain :

1.    Wong

2.    Padi

3.    Cokelat

4.    Cafein

5.    Fable

6.    Layang

7.    Ninh

8.    Soda

9.    Gen

10. Opus

Adapun lagu padi yang di masukan dalam Album Kompilasi tersebut degan judul “sobat”, pada awalnya saat mendengar lagu padi yang sobat ini saya juga tidak begitu suka, karena apa ya? Gak suka aja pada awalnya, namun setelah padi merilis album pertamanya saya mulai tertarik dengan lagu-lagu padi, termasuk mencari lagu Sobat karena saya pernah beli kaset padi yang didalamnya ada lagu sobat.

Album lain dunia (album perdana) milik padi yang dirilis tahun 1999 di labeli Sony Music, tahun segitu kayaknya aku masih SMP atau SMA kelas 1 yak, jadi lagi seneng-senengnya lagu pop Indonesia termasuk padi ini, hingga beli kasetnya, harga kaset waktu itu kalo tidak salah 15 ribuan kurang lebih. Lumayan harga segitu, waktu SMA aja beli gitar kapuk 50 ribu, sejam sewa studio music masih berkisar 7 sampai 12 ribu sejam.hehehe.

Album pertama padi bertajuk lain dunia ini diterima oleh penikmat music Indonesia dan laku dipasaran, lagu Sobat pun dimasukan dalam album perdana ini, selain itu ada juga lagu Maha Dewi, Begitu Indah, saya pun saat itu ngefans sama lagu-lagu seperti begitu indah, mahadewi dan sobat.

Album Perdana Padi  Menjadi Awal Perseteruan Antara Piyu dan Dhani

Saat ini sudah baik-baik saja, dalam dinamika blantika music Indonesia, terkadang ada warna antara musisi satu dengan yang lain salah satunya sejak album perdana Padi maka Piyu memutuskan tidak mau sepanggung dengan Dewa 19 khusus nya Dhani, mungkin karena pernah karena perkataan Dhani sehingga Piyu ditolak oleh Aquarius.

Pada tahun 1999 memang Padi dan Dewa 19 sedang naik daun dan sering wira-wiri di blantika music Indonesia saat itu, baik konser, di radio, acara tv dan berbagai acara lainnya. Dinaungi oleh label yang berbeda kemugkinan ada persaingan antara kedua label (menurut saya sih), maksudnya biar meramaikan infotaiment, sedangkan Piyu dan Dhani sudah baik baik saja dan tidak ada permusuhan saat ini.

Pada lini masa tahun1999 Dewa 19 juga dalam masa puncak kejenuhan setelah menelorkan beberapa album dengan vokalis Ari Lasso yang kemudian tahun1999 ini juga berganti vokalis Once, tahun 1992 awal karir Dewa 19 dengan lagu terkenalnya kangen. Album perdana (1992) dilabeli oleh Team Records (label kecil) karena album Dewa 19 meledak maka di alihkan ke Aquarius Musikindo untuk produksi album ini. Tahun 1999 Dewa 19 merilis album The Best of Dewa 19 album ini selain merilis ulang lagu terbaik dewa juga ada lagu baru yaitu elang dan persembahan dari surga.

Tahun 2000 tentunya Padi semakin berkibar dan harum namanya, begitu pula Dewa dengan vokalis baru tidak kalah tenar dan masing-masing memiliki penggemar tersendiri, meski penggemar Padi juga Penggemar Dewa juga saat itu (contoh nya saya).

Hingga padi bubar kemudian padi reborn lagi, sedangkan dewa bubar dan reunion lagi kemudian setelah hampir 20 tahun antara Padi dan Dewa mengadakan konser bareng, sepanggung. Tentunya ini menjado momen nostalgia bagi para penikmat music tanah air, menginatkan masa-masa indah waktu SMP, SMA, atau masa-masa kuliah, yang penuh warna warni dan lagi seneng seneng nya dengan “cinta-cinta”. Tentunya sekarang para fans Dewa dan Padi udah diatas 30-an dan sebagian menjadi ayah bunda juga ada yang jadi bos dan pejabat, semoga AAmiin.

Pada tahun 2000 aku sih … suka denger lagu-lagu di radio dan televise, diradio kadang ada acara TOP 40 musik Indonesia kalo tidak salah berdasar by reques para pendengar, biasanya hari minggu acara TOP 10, TOP 20, TOP 40 tergantung stasiun radionya sih. Kalo di TV suka ihat MTV dulu di AnTV kayaknya sekarang dah gak ada ya, atau akunya yang kurang liat tv hehehe. Teranyar aku liat acara di stasiun TV ada acara Padi Reborn, ya lumayan bagus buat nostalgia dan hiburan.

Senin, 13 Januari 2020

no image

Sejarah Gigi Band

Gigi Band berdiri pada tanggal 22 Maret 1994. Band era 90 an yang berasal dari Bandung ini memiliki personil Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass) dan Gusti Hendy (drum).
Nama Gigi berasal dari celetukan yang dilontarkan Budjana ketika berdiskusi dengan ketiga anggota lainnya mengenai nama band mereka. Para personilnya berniat mengganti nama band yang semula dinamai BDH (Beri Daku Harapan) tersebut dengan nama yang lebih enak diingat. Karena sudah kehabisan ide, mereka sempat akan mengganti nama bandnya dengan Orang Utan.
Dewa Budjana (Gitaris), yang melihat Ronald tertawa terpingkal-pingkal dengan ide menamai band Orang Utan, menjadi terinspirasi kemudian berceletuk tentang nama Gigi. Ide iseng yang dilontarkan Budjana tersebut tak disangka malah mendapat persetujuan dari personil lain. Akhirnya, jadilah nama Gigi dipakai sebagai nama band mereka.
Formasi pergantian personil beberapa kali pernah dialami Gigi semenjak terbentuk. Aria Baron, yang awalnya mengisi posisi gitaris resmi keluar pada 1995, disusul Ronald Fristanto dan Thomas yang juga hengkang di tahun 1996. Opet Alatas (bass) dan Budy Haryono (drum) masuk untuk mengisi posisi yang kosong di band yang hanya menyisakan Armand dan Budjana sebagai personil tersebut.
Namun lagi-lagi satu personil harus keluar dari tubuh Gigi. Kali ini giliran Opet yang memutuskan untuk meninggalkan Gigi di tahun 1998, disusul berikutnya Budy di tahun 2003. Thomas yang baru keluar dari rehabilitasi masuk kembali untuk mengisi posisi drumer.
Gigi, yang berumur hampir dua dekade, jelas sudah banyak berkontribusi di dunia permusikan Indonesia. Terhitung, dua puluh album sudah dirilis olehnya. Beberapa album Gigi antara lain "Angan" (1994), "2x2" (1997), "Peace, Love & Respect" (2007), "Jalan Kebenaran" (2008) dan "Sweet 17" (2011). Berbagai penghargaan pun, dari gelar "Band Terbaik" sampai "Penjualan Album Terbanyak" sudah kenyang diterima Gigi.
Di ulahtahunnya yang ke 15 tahun, Gigi meluncurkan sebuah buku setebal 429 halaman berjudul "15 Tahun Gigi". Buku tersebut mengulas sejarah dan perjalanan karir Gigi dari awal pembentukan sampai menginjak usia yang ke-15. Selain itu, Gigi juga memperingati hari jadinya itu dengan mengadakan konser yang mengundang 15 artis sebagai bintang tamu.
Menginjak di usia yang sudah ke 18 tahun, Gigi masih menunjukkan keeksisannya. Band ini menyabet dua penghargaan di "Dahsyatnya Awards 2012" sebagai "Legend Terdahsyat" dan single "Bye Bye" (2011) sebagai pemenang "Video Klip Terdahsyat".
Sejak berdiri pada 1994, Band Gigi mengalami pasang surut pergantian personel. Kondisi ini memang kerap dialami oleh kelompok musik. Meski berulang kali bongkar pasang personel, Gigi tetap menunjukkan konsistensinya dalam melahirkan karya-karya yang mengena di masyarakat.
Formasi dalam Gigi Band mengalami beberapa pergantian. Saat konser Love Fest pada Februari 2019, Armand menuturkan Arian Baron merupakan personel yang pertama kali keluar dari band tersebut. Kala itu, Baron harus pergi ke Amerika Serikat dan meninggalkan Gigi di album keempat.
Ada beberapa musikus yang sempat singgah dan turut menghidupkan alunan nada dalam lagu-lagu indah Gigi. Musikus tersebut antara lain Ronald Fristianto, Opet Alatas, dan Budhy Haryono. Pemain bas Thomas Ramadhan sempat keluar pada 1996, namun kembali lagi di 1999 dan aktif hingga saat ini.
Ada 24 album yang sudah diproduksi oleh Band Gigi dan sukses merebut hati masyarakat. Gigi acapkali menyelenggarakan konser dengan menggundang seluruh personelnya untuk menghidupkan kembali romansa kebersamaan mereka.
Ketika memasuki usia 10 tahun, Band Gigi kian solid dengan personelnya alias tak ada lagi pergantian. Kala itu, pemain drum Budhy Haryono digantikan oleh Gusty Hendy dan hingga kini Gusty setia menjadi penabuh di setiap lagu Gigi.
Sumber :
  


Rabu, 25 Desember 2019

Benarkah Dewa 19 Band Bubar?

Benarkah Dewa 19 Band Bubar?

Ahmad Dhani adalah pentholan Band Dewa 19 yang sangat terkenal di tahun 90-an hingga duaribu an, sebagi motor penggerak Band Dewa Ahmad Dhani dituntut untuk selalu membuat inovasi baru agar musiknya laku dipasaran. Sehingga, Ahmad Dhani tidak hanya memiliki Dewa 19 namun juga memiliki Band didikan dibawah label Republik Cinta yang terdiri dari beberapa grub Band.
Dewa 19 merupakan Band terkenal tahun 90-an dengan lagu terkenal nya kangen, yang dinyanyikan dengan vokalis Arie Laso dan lagu Roman Picisan pernah dinyanyikan once sebagai vokalis. Dewa pernah beberapa kali mengganti personel.

Namun di tahun 2019 ini beliau kurang berkonsentrasi di Dunia Musik karena terjun ke Dunia Politik bersama istrinya Mujan Jamila yang juga seorang musisi (penyanyi), sehingga kabar ketenaran Dewa pun seakan sirna, bahkan dikabarkan bubar. Dilansir dari https://www.hipwee.com/ (4 tahun yang lalu sekitar 2015) memberitkan bahwa Dewa 19 telah bubar seiring komitmen Once keluar dari vokalis Dewa 19 ditahun 2011, maka Dewa 19 tinggal band kenangan, dengan konser reuni kita dapat mendengar lagu-lagu Dewa 19 secara live, atau mendengar rekaman masa lalu sebagai nostalgia.
Selamat menikmati noastalgia lagu Dewa masa lalu (90-an) :


sumber video : youtube.com